Ramadan Penuh Berkah di MTsN 1 Kota Makassar, Tadarus 1 Juz Sehari hingga Gerakan ZIS untuk Sesama

Keterangan Gambar : Foto saat kegiatan Tadarus Juzan Yaumiyan dilaksanakan di ruang kelas



MTsN 1 Kota Makassar melaksanakan rangkaian kegiatan Amaliah Ramadan selama bulan suci sebagai upaya membentuk karakter religius, meningkatkan ibadah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa dan warga madrasah.

Beragam kegiatan disiapkan untuk mengisi Ramadan dengan aktivitas positif. Di antaranya program Tadarus Juzan Yaumiyan, pembiasaan membaca Al-Qur’an satu juz setiap hari yang dilaksanakan setiap pagi setelah Salat Duha.

Selain itu, madrasah juga menyelenggarakan Buka Puasa Bersama (Bukber) yang dilaksanakan secara bergiliran untuk setiap jenjang kelas sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Para siswa dijadwalkan hadir di madrasah mulai pukul 14.00 WITA untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga berbuka.

Dalam aspek kepedulian sosial, dilaksanakan program MADU TA (Madrasah Peduli Tali Kasih) berupa fasilitasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang nantinya akan disalurkan kepada panti asuhan serta masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan Ramadan juga diisi dengan tausiyah Ramadan, peringatan Nuzulul Qur’an, serta pelaksanaan Salat Tarawih dan I’tikaf (Sartika) yang melibatkan siswa dan warga madrasah.

Kepala Madrasah, Hj Nuraedah, mengapresiasi dan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa Amaliah Ramadan merupakan momentum penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Melalui kegiatan Amaliah Ramadan ini, kami berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan bulan suci untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat karakter, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya program ini, Kepala MTsN 1 Kota Makassar berharap Ramadan menjadi sarana pembinaan spiritual yang berdampak nyata bagi siswa, guru, dan seluruh warga madrasah.






Baca Lainnya :